Pengalaman Pertama Ambil Uang di Western Union

western-union-pertamakuHari itu, Jumat 1 Mei 2009. Aku bergegas berangkat ke kantor, bukan karena lagi banyak kerjaan tapi hanya pengen cepet-cepet online. Ada yang sudah lama aku tunggu. Dan Alhamdulillah, dugaaanku betul, yang kutunggu datang juga akhirnya. Western union pertamaku. Senangnya hatiku. Aku langsung print dan kabur ke kantor pos kecamatan, sementara yang lain masih asyik maen voli. Ternyata di kantor pos sudah sangat rame, antrean BLT. Masih untung aku segera dapat pelayanan. Aku kasih lembaran kertas berisi MTCN serta fotokopi KTP kepada petugas pos. Petugas itu kemudian telpon ke Medan dan setelah itu aku diminta menunggu sekitar setengah jam. Dia kemudian pergi ke ruang sebelah untuk melayani BLT dan aku pun pergi sebentar untuk suatu urusan dan kembali lagi pada waktu yang telah dijanjikan.

Sesampainya kembali di kantor pos, aku lihat bapak itu masih sangat sibuk dengan antrean BLT dan aku yakin masih sangat lama. Aku tanya ke petugas lain, tapi katanya dia tidak bisa melayanai Western Union dan mengusulkan untuk mengambilnya di tempat lain. Tadinya aku ragu, ini adalah pengalaman pertamaku dengan western union, tapi melihat antrean panjang, akhirnya aku ga tahan juga dan pergilah aku mencari tempat lain. Untungnya tak jauh dari kantor pos, ada kompleks perbankan. Aku lihat hanya bank sumut yang berlabel western union. Setelah lapor, aku diminta isi formulir dan menunggu orang itu online. Dalam hati aku berkata, pasti akan lebih cepat, karena mereka langsung connect internet tanpa perantara. Aku tunggu beberapa waktu ternyata tak kunjung connect juga. Akhirnya orang itu menyerah dan mempersilahkan aku ke tempat lain.

Aku mencari tempat lain dan alhamdulillah ada Pegadaian tak jauh dari tempat itu yang juga menerima western union. Langsung aku kasih form yang telah aku isi di bank sumut tadi. Orang itu juga minta fotokopi KTP 3 lembar dan materai 6 ribu saat ambil uang. Dia kemudian menuju mesin fax. Wah pasti akan lama, gumamku dalam hati. Setelah 15 menit aku menunggu, akhirnya namaku dipanggil. Katanya MTCN aku telah dicancel dan tidak bisa diambil. Aku tentu heran, kenapa bisa begitu, padahal aku belum mengambilnya. Duh gimana nih, western union pertamaku….

Aku duga mungkin kantor pos telah mencairkan uang itu, karena memang aku tadi sudah sempat menyerahkan MTCN ke mereka. Langsung saja aku bergegas kembali ke kantor pos. Alhamdulillah dugaanku benar. Petugas itu bilang bahwa uang sudah bisa diambil dari kantor pos. Lega hatiku. Akhirnya uang itu bisa aku terima. Western union pertama aku, lumayan US$ 103.13 dalam bentuk rupiah, tanpa potongan apa-apa, bisa ganti ongkos toefl bajakan. Alhamdulillah. Semoga akan segera datang western union lainnya dengan jumlah yang lebih besar…. he he he dasar matre….

Incoming search terms for the article:



You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Responses to “Pengalaman Pertama Ambil Uang di Western Union”

  1. Enak nech bsa dpt gajian dobel. Salam kenal y

  2. eelham182 says:

    salam kenal bang, btw western union apaan ya?

  3. kang dadang says:

    selamat selamat

  4. kang dadang says:

    ngomong2 website mana ya yang di monetise adesnse??

Leave a Reply